Home > Puasa dan Detoksifikasi > Puasa dan Detoksifikasi (Detox, Detok, Menghilangkan Racun)

Puasa dan Detoksifikasi (Detox, Detok, Menghilangkan Racun)

Seperti telah kia ketahui semua bahwa begitu banyak manfaat puasa, sehingga dalam beberapa jaran agama terutama Islam sangat menganjurkan perintah untuk berpuasa. Anjuran dan perintah berpuasa bukan hanya terdapat dalam Al Qur’an tetapi juga banyak Hadits yang memerintahkan berpuasa, baik puasa wajib maupun Sunah, seperti Puasa Romadhon, Puasa Senin Kamis, Puasa tengah bulan (13, 14, 15 bulan Hijriah), Puasa 9 Dzulhijah dll.

Perintah berpuasa ini bukan hanya membawa manfaat bagi kesehatan Psikis/ Batin/ Rohani/Mental seperti melatih kesabaran dll, tetapi ditinjau dari sisi kesehatan fisik, puasa juga membawa manfaat yang cukup besar. Mari sedikit kita ulas tentang manfaat puasa, sebagai contoh bagi penderita diabetes yang pada umumnya kadar gula dalam darahnya relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi normal, peran puasa sangat membantu mengurangi/ mengatur asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh, sehingga kadar gula darahnya dapat lebih dikontrol.

Lantas bagaimana hubungan puasa dengan detok/ detoksifikasi/ menghilangkan racun? Mungkin bagi sebagian orang terutama di perkotaan sudah terbiasa mendengar istilah Detok/ Detoxification. Untuk melakukannya diperlukan biaya yang cukup besar dalam setiap terapi detok, dan umumnya dilakukan oleh orang orang berduit. Padahal kalau kita mau sedikit cermat dan mau mengikuti ajaran agama Islam dengan berpuasa, hampir secara otomatis kita telah rutin melakukan detoksifikasi/ Detok tanpa biaya ratusan ribu atau bahkan jutaan rupiah.

Kondisi perut/lambung kosong orang yang berpuasa memberi waktu istirahat yang cukup bagi lambung, sehingga akan bekerja secara optimal pada saat berbuka. Pada saat lambung kosong, penyerapan nutrisi berjalan secara efektif dan efisien, sehingga mengurangi resiko penimbunan sisa makanan atau nutrisi yang tidak terserap atau tidak tercerna oleh tubuh. Timbunan sisa makanan yang tidak tercerna inilah yang umumnya meracuni tubuh akibat adanya proses pembusukan sisa makanan yang menumpuk dan tidak tercerna secara sempurna.

Apabila timbunan sisa makanan yang tidak tercerna dan terserap secara sempurna ini berada di dalam lambung dalam waktu yang cukup lama, akibatnya timbul gas-gas, dan toksin/racun yang bersifat degeneratif/merusak bagi tubuh. Gas dan tksin inilah yang umumnya berperan sebagai pemicu penyakit degeneratif lainnya seperti kanker, diabetes dll. Dengan berpuasa secara rutin insyaAlloh secara otomatis kita telah melakukan detok/ detoksifikasi/ Detoxification racun dengan biaya murah bahkan GRATIS, tentunya jika berpuasanya dijalankan dengan cara dan kaidah yang benar, baik scara agama maupun kesehatan, seperti menghindari puasa sehari semalam, usahakan untuk Sahur setiap berpuasa dan menyegerakan berbuka jika telah masuk waktu berbuka dll.

Berpuasa adalah cara Detok yang mudah dan murah bahkan GRATIS. hayo siapa mau sehat? Berpuasalah secara rutin dengan niat dan cara yang benar.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: